Monday, January 9, 2012

Dukun Aborsi [FF]

“Kamu yakin mualmu itu cuma karena maag?,”
“Yakin ma, beberapa hari ini Maya tidak teratur makan."

“Kalau begitu mama temani kamu ke dokter,”
“Jangan ma, biar Maya pergi sendiri.”

Bu Broto akhirnya diam, anaknya memang keras kepala, sama seperti saat Ia melarang Maya berhubungan dengan pemuda yang sering datang kerumahnya. Firasatnya mengatakan, Ia bukan pemuda baik-baik.

*****

Berbekal informasi dari sahabatnya, Maya tiba di tempat praktek dukun aborsi. Tekadnya sudah bulat, menyesal pun tiada arti, apalagi jika harus menanggung malu.

“Maka disinilah aku sendiri sekarang menatap cakrawala, dan menitpkan do’a yang penuh harapan untuk esok,” lirih Maya berbisik. Tiga hari lalu, Erwin kekasihnya, dipaksa menikah oleh orang tua, karena menghamili gadis tetangga.


gambar :http://fathur-net.blogspot.com

No comments:

Post a Comment