gambar : https://images.app.goo.gl/KjpEFetL6k3vd4d79
Berolahraga low impact, lebih baik daripada tidak berolahraga, benar sekali, kalau saya tiap hari, menargetkan jalan kaki minimal 8.500 langkah, dokter menyarankan 10.000 langkah, saya turuti, pasang target segitu tiap hari, tercapai, tapi kaki jadi terasa pegel-pegel, badan rasanya cepet capek, mungkin karena efek serangan penyakit saraf yang terakhir. Pun sudah minum obat rutin juga.
Sekarang diturunkan lagi, menjadi 8.500 langkah. Mengikuti saran Bang Ade Rai di youtubenya, menurut Bang Ade alangkah lebih baik, olahraga yang low impact, seperti jalan kaki itu, dibarengi olahraga otot, yang ringan-ringan saja, seperti angkat dumbbell, mulai dari yang beratnya 1 kg, 3 kg atau 5 kg, senyamannya kita saja, lebih baik sebelum melakukan olahraga-olahraga yang ringan.
Hasilnya, kata temen-temen di kantor, sekarang saya terlihat lebih segar, padahal saya masih rutin berobat jalan, di dua rumah sakit yang berbeda, Alhamdulillah masih bisa pakai BPJS. Jadi tidak pusing mikirin untuk membayar biayanya.
Coba saja jika saya tidak menggunakan BPJS. Melainkan menggunakan fasilitas umum. Berapa biaya yang harus disiapkan setiap 2 minggunya.
Dulu perokok berat, jarang olahraga, makanan juga semaunya. Sekarang mencoba hidup sehat, tiap hari minimal olahraga ringan, jaga makanan, kualitas tidur dan isitirahat. Sehat itu, nikmat Allah yang tidak terkira, jangan tunda untuk hidup sehat, mumpung masih muda. Seperti Abah Dahlan Iskan yang masih bugar, meskipun usia sudah tidak muda lagi.

No comments:
Post a Comment