Membaca Black Book karya blogger dan kompasiner Mba Winda Krisnadefa, saya seperti diajak masuk ke dalam lorong yang gelap dan pekat. Semakin kita masuk ke dalam maka kegelapan yang akan kita temui, disinilah rasa penasaran kita diaduk-aduk oleh sang penulis untuk menemukan cahaya, kecil sekalipun, sehingga kita akan semakin tertantang untuk masuk lebih dalam lagi.
Kisah cinta yang di balut dalam persahabatan diramu secara apik dan menarik oleh Mba Winda Krisnadefa, dengan gaya bahasa yang khas dan nuansa berbeda akan kita temui di novel yang di terbitkan oleh LeutikaPro ini.
Pesan moral yang ingin di sampaikan penulis begitu kuat di dalam novel ini. Pesan bagi orang tua dan para remaja untuk menjauhi hitamnya kehidupan jika sudah terjerumus dalam kesenangan sesaat “narkoba” dan seks bebas, yang bahayanya sampai detik ini masih mengancam di sekeliling kita.
Banyak pengetahuan yang didapatkan dari novel ini bagi orang tua dan remaja tentang apa, bagaimana dan bahayanya narkoba. Saya sendiri jadi banyak tahu istilah-istilah yang digunakan oleh para pecandu narkoba, cara yang biasa mereka gunakan, efek yang dirasakan dan terutama bahaya yang akan ditimbulkannya.
Menurut saya novel ini sangat layak untuk dimiliki dan di baca oleh para orang tua dan remaja. Pelajaran yang dapat saya ambil, sebagai orang tua, berikan dasar agama yang kuat kepada anak kita sejak dini, berikan arahan yang benar, perhatian dan kasih sayang yang cukup ketika mereka melalui masa-masa remaja. Selalu awasi pergaulannya di luar rumah, berikan kebebasan mereka dalam berimajinasi liar anak remaja dengan mengarahkan dan membimbingnya ke dalam hal-hal yang positif. Sukses untuk Mba Winda, semoga karyanya ini, bisa menjadi bacaan yang laris manis.

No comments:
Post a Comment