Umar Bakri, kepala sekolah
menengah pertama milik organisasi
keagamaan, selalu menanamkan nilai-nilai kejujuran pada anak didiknya.
Ruang kelas terlihat lengang,
semua peserta tampak serius mengerjakan
soal-soal ujian nasional.
Lima tahun lalu, sepuluh siswa tidak lulus. Semua
menyalahkan, wali murid kecewa, kepala dinas marah, Ia dicap terlalu idealis.
Tidak ada pilihan, kejujuran tergadaikan,
meski perang batin tidak bisa dihindarkan, pagi tadi ia menitip pesan kepada pengawas,
"Tolong, anak-anak kami
dibantu ya pak"
Tahun ini Ia yakin, seperti tahun kemaren, muridnya
lulus seratus persen, kertas kecil jawaban sudah dibagi-bagi sebelum
ujian, berasal dari sms seorang kawan
semalam, kepala sekolah negeri kenamaan.
gambar: http://asatrio.blogspot.com

bang, tulisannya makin keren ajaa yaa...siip....
ReplyDeletehaha.. nina bisa ajah.. trims
Delete