Wednesday, January 9, 2013

[FF#100K] Cincin Mahar

Ayam telah berkokok, pertanda fajar akan segera menjelang,
“Mahar, kali ini aku harap engkau mau menerima cintaku,” Jono berkata dengan senyum lebar, ditanganya tergantung sebuah koper berisi dolar.
 Mahar hanya tersipu penuh arti,
“Mahar, demi mendapatkanmu, apapun akan kuberikan,” kejutan berikutnya, cincin bertahta berlian siap disematkan di jemari  Mahar.

Tetapi, tiba-tiba,
Byurrrrrrr…….
“Woiii… lo bangun yah, gua mau buka toko”   Koh Aliong terlihat kesal.
“Udah gua bilang jangan tidur disini,  kalo besok masih nekat, gua siram lo pake air comberan”.

Jono  melangkah gontai, menggerutu dalam hati, gara-gara  Koh Aliong, buyar semua mimpi.

gambar : www.romokoko.com

No comments:

Post a Comment