Wednesday, December 21, 2011

Cucu untuk Ibu [FF#100K]


Emak merasa sedih. Bukan karena anaknya yang sudah tiga tahun tidak pulang. Tetapi tetangganya memang berisik, dia yang ingin cucu, kemaren, mereka yang menanyakan lagi.

Jangankan cucu, menantu pun ia belum bertemu. Yang ia tahu, anaknya kini bekerja di Jakarta, tinggal di komplek elit, ada mobil, dan istri yang cantik. Mereka terlalu sibuk, sehingga belum bisa pulang kampung.


Dua tahun yang lalu, Tejo mengirimkan photo, dan Ia pamerkan ke tetangganya itu, supaya tahu, kalau anaknya bukanlah bujang lapuk.

"Cucuku lucu sekali, pasti mereka tak akan bergunjing lagi", Emak berbinar memandangi photo di tangannya yang Ia terima tadi pagi.

****
"Tejooooooo...."
"Iya Nyonya... "
"Dulu bingkai photoku yang hilang, sekarang kemana lagi bingkai photoku dengan Anisa?"
"Dulu saya tak tahu, hari ini saya pun bilang begitu nyonya”.

No comments:

Post a Comment