Thursday, December 15, 2011

Rumah Hantu [FF#100K]



Malam sudah larut, purnama tertutup awan gelap. Lapar yang membuatku harus keluar rumah, di dapur, sebungkus mie pun tak kudapti.

Aku sedang beruntung,

"Sate bang, sepuluh tusuk".
Aneh, si "Abang" hanya diam, tatapannya kosong lurus ke depan.
Tiba-tiba teringat sesuatu,
"Bentar ya bang, dompetku ketinggalan di dalam rumah".

Sepuluh menit kemudian aku sudah kembali, namun yang kutemui hanya sepi. Laparku hilang, merinding bulu kudukku, lalu teringat, tak ku gubris pesan saudara-saudaraku.
"Jangan di beli, rumah itu sudah lama tak berpenghuni"

No comments:

Post a Comment