ilustrasi: gemini.google.com
Perang Iran- Israel. Obrolan di warung gado-gado langganan kurang lebih sama, update soal perang. Saya hanya menjadi pendengar saja. Obrolan antara penjual dan pembeli lainya. Harapan dari keduanya pun sama dengan harapan Anda juga. Iran terus menghajar Israel. Supaya Israel juga merasakan apa yang dilakukanya terhadap Palestina. Merasakan derita orang tua, Ibu dan terutama anak-anak Palestina. Kebengisanya membuat kita semua geram.
Tapi, wah ini, disela obrolanya koq ada info Iran sudah menggunakan senjata nuklir. Mungkin ada berita hoax yang dilihatnya di media sosial. Hasil olahan Artificial Intelligence(AI) yang sudah sulit dibedakan antara yang asli atau sekedar berita bohong. Begitulah sekarang. Vidio hoax dapat dengan mudah dibuat melalui teknologi AI.
Saya tetap jadi pendengar saja. Sambil terus menyantap gado-gado tanpa tahu tempe, pakai telur rebus dan bumbu kacang yang medok itu. Rasanya enak. Apalagi jika sedang lapar. Diantara beberapa penjual makanan sejenis. Racikanyalah yang paling cocok dengan lidah. sepertinya juga pelangganya yang lain. Mulai buka sekira jam sepuluh pagi dan kalau saya telat datang ke warungnya jam dua an, pasti sudah kehabisan.
Yang pasti harga gado-gadonya masih sama. Berarti perang Iran dan Israel belum berdampak langsung ke penjual gado-gado. Saya malah berharap dengan adanya konflik Timur Tengah bisa menguntungkan Indonesia. Misalnya Arab Saudi dan Qatar dibatalkan menjadi tuan rumah kualifikasi piala dunia round empat, dan dipindahkan ke negara yang lebih aman dan tentu saja netral. Mungkin saja mimpi jutaan rakyat, Indonesia bisa main di Piala Dunia, bisa terwujud.

No comments:
Post a Comment